Air mata telah lelah menetes
Darahpun enggan mengalir....
Ketika hidup terbelenggu
Oleh rantai penjajahan bermerek merdeka
Kebebasanpun terpasung oleh jeritan perut-perut kosong
Yg sdh berhari-hari tak tersentuh apapun,
Kemakmuran hanya hayalan
Bagi insan -insan yg tersisi disudut negeri
Yg konon katanya kaya raya....
Sementara penguasa nan dzolim
Berpesta pora,
Bernyanyi dan menari
Dengan iringan irama Syaiton berlabel Korupsi
Lalu dimanakah Hati dan Nurani itu....?
Mungkinkah semuanya telah musnah
Ditelan Kobodohan yg berbalut Kepintaran.
Darahpun enggan mengalir....
Ketika hidup terbelenggu
Oleh rantai penjajahan bermerek merdeka
Kebebasanpun terpasung oleh jeritan perut-perut kosong
Yg sdh berhari-hari tak tersentuh apapun,
Kemakmuran hanya hayalan
Bagi insan -insan yg tersisi disudut negeri
Yg konon katanya kaya raya....
Sementara penguasa nan dzolim
Berpesta pora,
Bernyanyi dan menari
Dengan iringan irama Syaiton berlabel Korupsi
Lalu dimanakah Hati dan Nurani itu....?
Mungkinkah semuanya telah musnah
Ditelan Kobodohan yg berbalut Kepintaran.






No comments:
Post a Comment