Saturday, 1 July 2017

UMUR dan WAKTU

Assalamualaikum sadaraku...










Bismillahirahmanirahim.

"Kemuliaan umur dan waktu,lebih mulia dari kemuliaan harta"

Jika Kita perhatikan dengan cermat,manusia itu pada hakikatnya adalah pengendara diatas punggung usia.

ia menempu perjalanan hidupnya melewati hari demi hari menjauhi dunia dan mendekati liang kubur.

Dalam hal ini ada seorang bijak mengutarakan keheranannya.

"Aku heran terhadap orang-orang yang menyambut dunia yang sedanng pergi meninggalkannya,tetapi malahan berpaling dari akhirat yang sedang berjalan menuju kepadanya".


(Sentuhan kalbu).



Salam santun dariku: Haeruddin Purnawanto.


Saturday, 24 June 2017

Kartu Ucapan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh





















Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Saturday, 17 June 2017

AR-RAHMAN

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dari pertama mata ini terbuka  Allah sudah menyuguhkan kepada Kita
dengan beberapa keindahan dan kenikmatan  seperti:

  • - Segarnya udara subuh
  • - Indahnya lantunan adzan
  • - Segarnya Air wudhu 

Begitu pagi tiba,dan Kita melangkahkan kaki ke keluar rumah Kita sudah disambut oleh:

  • - Indahnya mentari pagi
  • - Beningnya sisa embun dipucuk daun
  • - Merdunya kicauan burung
  • - Lalu hangatnya mentari ketika mulai menjelang siang.
Dan banyak lagi keindahan dan kenikmatan yang bisa Kita temui
sepanjang hari yang Kita lalui bahkan tak mungkin Kita mampu menghitungnya
karena sampai saat ini belum ada satupun alat yang bisa di jadikan sarana untuk menghitung seberapa besar nikmat yang di berikan Allah buat hamba Nya.

Sungguh terlalu sombong rasanya diri ini jika tak memuji Pencipta Nya.
dikala Kita menikmati ciptaan Nya.

Dan memang pada dasarnya , manusia paling sering lalai dari mengingat
Allah tidak terkecuali pribadi penulis sendiri.

Kita seringkali mengingkari segala nikmatNya, padahal Allah sendiri berulang kali menegur Kita dalam Kitab Nya. (surah Ar- rahman) berulang kali diperingatkan dalam kalimat tanya.
"Nikmat Tuhanmu yang mana lagi yang kau dustakan"


Maka dari itu, apapun yang kita nikmati jangan sampai kita lupa sang pemberi nikmat tersebut.


Friday, 16 June 2017

PESAN Syaidina Ali bin Abi Thalib ra.

Berlaku bijaklah dalam memilih teman ketika
hendak melakukan perjalanan ....!

"Janganlah engkau bepergian bersama orang kaya
sebab,
Jika engkau menyamainya dalam pengeluaran uang
(selama dalam perjalanan)
Maka hal itu akan memudoratkanmu.
dan
Jika dia memberimu maka hal ini akan merendahkanmu."


Wednesday, 14 June 2017

SALAH SATU PENYAKIT HATI


Salah satu penyakit hati yang berbahaya adalah "SifatTamak".

Tamak atau rakus alias serakah adalah salah satu penyakit yang sering menghinggapi orang-orang kaya yang menyebabkan dirinya tidak bisa bahagia.

Penyakit ketamakan dan keserakahan ini bukan cuma menghinggapi orang-orang kaya saja tapi juga bisa menghinggapi orang miskin.
Namun sebahagian besar yang sering kita jumpai sifat ini terpatri pada diri orang-orang kaya yang landasan iman nya minim. Di dalam dunia dewasa ini sering kita dengar pengelompokan manusia berdasarkan strata ekonomi di bagi menjadi dua kelompok yaitu:


1.Kelompok menengah keatas dan
2.Kelompok menengah kebawah.


Kedua kelompok ini masing-masing punya kebutuhan dan keinginan yang berbeda sesuai keadaan dan kadar iman yang dimilikinya.

Lalu kelompok mana yang lebih berpeluang bahagia?

Jawabannya adalah kedua-duanya berpeluang untuk bahagia.

Kemudian kelompok mana yang berpeluang dihinggapi sifat tamak? Jawabannya adalah kedua-duanya juga ,namun kemungkinan lebih besar adalah cenderung hinggap pada kelompok yang pertama yakni orang-orang kaya.



Rasulallah shallallahu alaihi wasallam pernah mengkhabarkan bahwa sifat tamak yaitu cinta dunia tidak pernah mengenal kata puas.
Sekaya apapun seseorang jika mempunyai sifat tamak dalam dirinya , maka dalam hatinya akan selalu merasa kekurangan maka dengan hati seperti inilah ia senantiasa merasa gelisah dan tidak pernah bahagia.

Orang miskin yang tidak bersyukur, juga bisa tergolong tamak , maka kalau ia kaya pun kekayaannya tidak akan bisa mengobati sifat tamaknya dan timbullah kegelisahan dalam hati sehingga kehidupannya kurang bahagia meskipun banyak harta.

Kenapa demikian?
Karena dalam hatinya ada sifat tamak yang mengakibatkan dirinya selalu merasa kurang.


Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu al-Zubair tatkala di atas mimbar di Mekah dalam kubtahnya, beliau berkata; Wahai manusia sekalian, Sesungguhnya Nabi shallallahu alaihi wasallam pernah bersabda, “Seandainya anak keturunan Adam diberi satu lembah penuh dengan emas niscaya dia masih akan menginginkan yang kedua. Jika diberi lembah emas yang kedua maka dia menginginkan lembah emas ketiga. Tidak akan pernah menyumbat rongga anak Adam selain tanah, dan Allah menerima taubat bagi siapa pun yang mau bertaubat.” 
(HR. Al-Bukhari No.6438)


Hadist ini menunjukan bagaimana tamaknya manusia terhadap dunia sehingga tidak mengenal rasa puas, disamping itu juga hadist ini mengandung makna celaan terhadap ketamakan manusia terhadap harta dunia.

Adapun dampak buruk dari sifat tamak ini adalah menjadi penyebab seseorang menghalalkan segala cara seperti menipu, korupsi, mencuri, berlaku curang, mengelabui, merampok berlaku syirik seperti mendatangi dukun-dukun pesugihan dan banyak lagi sifat buruk lainnya.

Sebagaimana juga pernah Alhabib 'Abdullah alhaddad berkata:

من لم يدفع عنه الفقر قليل المال لم يحصل له الغنى كثيره

Artinya:

"jikalau harta yang sedikit tidak bisa menghilangkan kefaqiran seseorang,maka harta yang banyak pun tidak dapat mencukupi baginya."


Sedangkan Kunci untuk bahagia adalah:


#Bersabar dikala susah,
#Bersyukur dikala senang 

Dan salah satu dari dua keadaan yaitu senang dan susah yang menimpa kita dengan menjauhi sifat tamak.

Allah Ta’ala berfirman dalam al-Qur’an surat al-Taghabun ayat 15:
           إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Artinya:
Sesungguhnya harta dan anak-anak kalian hanyalah fitnah (cobaan), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. Al-Taghabun: 15)

Dalam beberapa ayat, Allah Ta’ala sudah mewasiatkan kepada manusia seluruhnya, khususnya orang-orang beriman agar tidak terlena dengan kesenangan dunia, memerintahkan agar fasilitas kesenangan dunia yang diberikan Allah Ta’ala tidak menjadikannya lalai dari ibadah kepada Allah Ta’ala.

Ada tiga macam obat untuk mengobati penyakit tamak ini menurut Ibnu Qudamah dalam kitab Mukhtashar al-Qashidin yaitu : 
  • Sabar
  • Ilmu dan
  • Amal.
Secara keseluruhan terangkum dalam hal-hal dibawah ini:
1.Ekonomis dalam kehidupan dan arif dalam membelanjakan harta.

2.Jika seseorang bisa mendapatkan kebutuhan yang mencukupinya, maka dia tidak perlu gusar memikirkan masa depan, dan harus merasa yakin bahwa dia pasti akan mendapatkan rezeki dari Allah.

3.Hendaknya mengetahui bahwa Qana'ah itu adalah kemuliaan karena sudah merasa tercukupi, dan dalam kerakusan dan tamak itu ada kehinaan.

4.Membandingkan antara kehidupan Yahudi dan Nasrani yang tenggelam dalam kenikmatan dengan kehidupan para nabi dan orang shalih. Siapakah di antara mereka yang mulia di sisi Allah Ta’ala.

5.Dia harus mengerti bahwa menumpuk harta itu bisa menimbulkan dampak yang kurang baik.


Demikian lah uraian singkat saya tentang bahayanya sifat Tamak , semoga kita semua ( Anda dan Saya pribadi ) terhindar dan dihindarkan oleh Allah SWT dari bahayanya sifat Tamak.

Semoga postingan ini ada manfaatnya akhir kata Saya ucapkan terima kasih pada Anda yang sudah meluangkan waktunya untuk menyempatkan diri membaca postingan ini , semoga semua pembaca postingan ini pada khususnya dan pengunjung tetap blog ini pada umumnya mendapatkan keberkahan dari Allah.
Aamiin Yaa Rabbal Aalaamiin.


Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabbarakatuh.


Salam santun dari blogger Haeruddin Purnawanto


Monday, 12 June 2017

HANYA SATU YANG SAYA PUNYA




Apapun yang saya tahu , 
itu bukanlah berarti saya pintar, karena saya sebenarnya tidak tahu apa apa kalau tidak diberi tahu




Apapun yang saya tidak tahu,itu juga bukan berarti saya bodoh
tetapi itu disebabkan karena saya belum diberi tahu

Apapun yang saya miliki bukanlah berarti saya punya

tetapi itu artinya saya dipercaya untuk menggunakan atas namaNYA

Apa yang saya tak miliki itu bukan berarti saya miskin

tapi karena saya belum dipercaya menerima titipan itu

Jika saya mengaku kaya, berarti saya mengakui yang bukan milik saya

sedangkan apa yang kupunya hanyalah berstatus pinjaman yang suatu waktu harus saya kembalikan pada pemiliknya

Jika saya mengaku miskin berarti saya tidak punya apa-apa

sedangkan saya masih punya sesuatu, paling tidak saya masih punya nama

Jadi tidak pantas saya menyebut diri saya miskin

lebih tidak pantas lagi jika saya merasa diri saya kaya

Lalu kucoba tanya pada diri saya , apakah saya miskin atau kaya?

jawaban nya iya kedua-duanya tapi tidak juga kedua-duanya

Jika saya menjawab saya ini kaya, lalu apa yang saya punya?

sementara yang saya punya hanyalah bersifat pinjaman sementara

Jika saya menjawab saya miskin, lalu kenapa saya masih punya

yang Maha punya


Kesimpulannya adalah:
  • Saya tidak kaya dan saya tidak miskin
  • Saya tidak pintar dan saya tidak bodoh
  • Saya tidak tahu dan saya juga tidak awam
Karena semua yang ada didunia ini bersifat relatif tergantung dari sudut mana Kita memandangnya.

Dan hanya ada satu hal yang saya tahu bahwa sebenarnya saya tidak tahu apa-apa.
Juga hanya satu yang benar-benar saya punya yaitu ketidak punyaan.

Jangan terlalu dipikirkan tulisan ini karena ini hanyalah renungan seseorang yang sebenarnya tidak bisa merenung.


Salam santun dari saya buat Anda semua.



Thursday, 4 May 2017

Kupasrahkan segala tanyaku pada " MU"

by, Haeruddin Purnawanto.




Hujan senja begitu deras
Temani sediriku disudut teras
Dalam benakku  berpikir keras
Akankah semua masalah bisa tuntas
Sebelum diri tetidur pulas

Sayap gelap mulai merayap
Berharapku bisa terlelap
Disaat sekitarku sunyi senyap

Sang bayu berhembus lesu
Terlepas dari busur malam bisu
syahdu membelai mataku yang mulai layu
Rasa kantuk pun datang merayu

Lalu kupasrahkan segala tanyaku pada-MU
agar semua terjawab satu persatu
seiring berjalannya sang waktu.

Monday, 24 April 2017

LANTERA JIWA

by Haeruddin Purnawanto

Kunyalahkan lentera di sudut jiwa
'tuk mengusir gelapnya Qolbu

Ku ukir nama_Mu di dasar hati
tanpa pahat, tanpa palu
Kulukis wajah_Mu di dalam angan
Tanpa cat, tanpa kanvas

Kudamba cinta_Mu
ketika rindu merengkuh ku
Kurindu Kasih_MU ...
disaat diriku terabaikan
Kuharap SayangMU...
dikala diriku terlupakan
Kucari Cahya_MU ...
'tuk tanggalkan  gulitanya dunia.



RASA INI

by Haeruddin Purnawanto



Rasa ini membias rindu
Rindu ini warnai jiwaku

Jiwaku tentram karena ingat_Mu
Ingatku terpatri pada nama_Mu

Nama terukir di relung hatiku
Hati ini hanya untuk_Mu

Untuk_Mu leburlah segala rasaku.

RENUNGANKU

by Haeruddin Purnawanto


Rasa membaur dalam lingkup hati
Noktah kelam masa lalu menghantui
Hitam berarak menyelimuti
Bagai berkerak di dasar hati

Dalam renungan separuh malam
Terbersit tanya dalam benak
Akankah ada sebias cahaya
'ntuk terangi gulita jiwa
Gantikan galau menjadi damai.

DAMAI INI HANYA MILIKMU

Oleh Haeruddin Purnawanto

Dari masjid tua ditepi pantai
Terdengar indah lantunan firman_MU
Menggetarkan hati,melumpuhkan angin 
Menundukkan ranting dan dedaunan

Diluas langit malam_MU
Nampak bulan sabit melengkung indah
Diantara hamparan bintang bintang
Tepampang bagai harmoni melodi

Disetiap detik  berlalu
Tangan ini menadah hanya pada_MU
Wahai Tuhan kami izinkan diri menghamba_MU
Karena damai ini hanya milik_MU.

WAKTU

by Haeruddin Purnawanto




Waktu yang telah silam
Menebar ramai hiasan dunia
Menyusur Sunyi lubuk jiwa
Ketika daku masih mencari

Waktu kini berlangsung 
Bertanya hati dalam ragu
Masihkah diri dipertemukan
Hari yang Indah diesok pagi

Waktu tiba saatnya nanti 
Beribu ragu resah mendayu
Berjuta tanya kian terasa
Tak tahu kapan ajal menjelang

Yaa Rabbi ...
Terpatri satu harap dihati
Lindungi diri dalam FALAQ-MU


PADA - MU

by Haeruddin Purnawanto


Tubuh ini letih... 
Jiwapun lelah,
Banthin meronta
Memikul beban dosa yang kian sarat
Bujukan Dunia kian merajai kehidupan
Menghantam ...
Memperdaya...
Menikam ...
Merajam...
Dan mencabik_cabik Kefitrahan 
Budi nan Luhur

Hanya pada_MU
Tempatku mengadu dan berlindung
Agar terselimuti hati ini dgn tirai Kasih_MU
manakala himpitan Nafsu kian menggiringku
Kesudut Dosa.


SATU KUTUJU

by Haeruddin Purnawanto



Di tengah malam nan sunyi
kupinjam kemilau cahaya bintang
tuk sinari gulita malam
hingga fajar merona merah

Tabah dan sabar jadi selimut
pengusir dingin yg menghampiri
pahitpun terasa indah
bila haluan SATU kutuju.

" SATU "

by Haeruddin Purnawanto




Saat diri ini ...
Terasing dalam keramaian
Terhimpit di tengah lapang
Terbelenggu oleh kebebasan duniawi

Setiaku masih disini...
Rinduku tetap bertahta...
Cintaku kokoh terpatri...

Hebatnya badai cobaan
Dahsyatnya tsunami godaan
Tak mampu merubah impian
Hanya "SATU" Jadi Pujian.

SUATU SENJA NAN LARA

by Haeruddin Purnawanto




Memerah langit dibibir senja
membias Indah di  cakrawala
Senandung lagu terdengar lirih
Menggiring hati pada ilahi

Pohon cemara di pinggir kolam
Nampak indah hiasi alam
Jirit hati tanpa suara
Rintihan jiwa si insan hina

Ya Allah Tuhan semesta
Kabulkan do'a dan pinta hamba
Agar tenang jiwa nan lara
Agar terampun dosa yang ada.


RASA DAN CINTA

Rasakanlah cinta dengan rasa_NYA
Cintailah rasa dengan cinta_NYA

Sebab tak mungkin bisa mencinta tanpa rasa_NYA
Dan tak mungkin  mampu merasa tanpa cinta_NYA

Karena cinta adalah rasa
Dan semua itu bermula dan berakhir kepada_NYA.

"ALLAHU ROBBI TUHAN SEMESTA ALAM"

WAKTU KU NANTI

Diantara kesunyian yg merajai
terbukalah pintu nurani
tersibak tirai kegalauan hati
dlm perjalanan menunggang sepi

Jiwa resah menghampiri
rasio menjauh akal sehatpun pergi
tanpa pesan tanpa permisi
hingga semua kusadari
daku terbujur di negeri Ilusi

Wahai Tuhan kami ...
mohon tunjukan jalan nan pasti
agar kudapat benar meniti
guna mencari makna hakiki
sebelum sampai waktu ku nanti.

KAU ISI

Kau isi anganku
dengan Bayang_Mu

Kau isi hatiku
dengan Kasih_Mu

Kau isi sepiku
dengan Sayang_Mu

Kau isi hidupku
dengan Ridho_Mu
Kau isi Kosongku
dengan Wujud_Mu.

KURANGKAI JADI DO' A

Kutanam asaku di ladang_MU
Kubingkai rinduku di pigura_MU
Kusibak tirai Jendela Jiwa
Kurangkai kata menjadi do'a

Kucoba mengurai benang nan kusut
Secercah sinar_MU yg kudamba
Setitik cahaya_MU yg kuharap
Agar kupantas merindui_MU

INTUISI

Mentari memerah di ujung sore
Lembayung senja merah merona
Membias keemasan di cakrawala
Warnai gundaku dalam dada

Ketika rembulan bening enggan berteman
Sunyi,,,sepi,,,resah dan gelisah
Setia menghampiri jiwa yang hampa
Intuisipun mulai meronta

Lalu kupandangi langit  bisu
Anganku menerawang nun jauh
Menembus pilar-pilar nostalgia
Menelusuri masa silam yg berjelaga

Namun ada secercah asa
Saat kusebut nama_MU
Sungguh hanya nama_MU
Yaa  "ALLAH" yaa Robbul Alamin.

ISTANA RAHMAT - MU

Dengan bahtera hidup ini
Kuarungi samudera hikmah_MU
Kuterjang ombak cobaan_MU
Ku lawan arus nafsuku
Ntuk mencapai pantai harapan

Meski bahteraku sarat akan dosa
Oleng dihempas dahsyatnya badai dunia
Dihadang karang keinginan yg menyesatkan
Bahteraku terus melaju walau perlahan

Izinkan ku berlabuh di pelabuhan kasih_MU
izinkan ku bersandar di dermaga cinta_MU
izinkan ku bertambat di Tonggak ridho_MU
Agar bisa  bersama di ISTANA Rahmat_MU.

JIKA


Jika Tuhan berkehendak
tak ada yang mampu menghalangi
Jika Tuhan ingin merubah
tak satupun yg mampu pertahankan

Jika manusia kehilangan kemanusiaannya
maka ... 
Langit kehilangan kebiruannya,
sungai kehilangan kejernihannya,
bukit kehilangan kehijauannya,
burung-burung kehilangan kicauannya,
bahkan anginpun kehilangan desirnya.

semua gelap, semua kelam,semua hitam 
tertutup debu,tertimpa bebatuan 
terbersit tanya dalam diri
perlukah memanusiakan manusia?

KAU BUKAN APA,BUKAN PULA SIAPA

oleh Haeruddin Purnawanto

Walau kutak pernah melihat_MU

tapi kuterkesima dengan pandangan_MU


Walau kutak pernah merasakan  belaian_MU

tapi kumerindukan kasih_MU


Wajah_MU tanpa rupa

Wujud_MU tanpa bentuk


Karena KAU bukan apa-apa

dan bukan pula siapa-siapa
Tapi tanpa_MU tak akan ada apa-apa
dan  tak akan pula ada siapa-siapa.

KUINGIN HANYA DENGAN - MU

oleh:Haeruddin Purnawanto


Kuingin tenggelam dalam cinta_MU
Hingga waktu ini berlalu
Kuingin nikmati malamku
Hanya  berdua dengan_MU

Andai Kau usir aku dari pintu_Mu
Aku tak akan pergi berlalu
Karena cintaku pada_MU
Sepenuh jiwa dan ragaku.


MAMA

Di tengah gulitanya sang malam
hujan deras mengguyur bumi Dewata
sayup terdengar suara kodok bersahut-sahutan 
Laksana tangisan bayi menyayat hati

Kutermenung dalam kesendirian
terbuai rasa sepi yg amat dalam
teriak ku tak mampu
menangispun percuma
Air matapun tak mampu lagi
melukiskan rasa yg ada

Duka,lara
Sunyi,sepi
Luka , Nestapa
membaur jadi adonan hitam teramat pekat
Berjelaga di dinding jiwa
ber kerak di dasar hati

Malam  merambat kian jauh
diantara percikan air hujan
yg kian deras ...
Anganku melambung tanpa batas yg Jelas
melintasi dimensi ruang dan waktu
Nuraniku menjerit lirih
tatkala ingatanku tertuju pada 
satu titik ...
satu wajah ...
satu nama  ...
"MAMA"

mama ...
aku merinduimu
aku menyayangimu
Namun maafkanlah  
jika baktiku
belum sepadan dgn pengorbananmu
belum setara dgn kasih dan sayangmu
Dan sampai kapanpun , tak mungkin bisa
tuk membayar air susumu
yg mengalir menjadi darah di tubuhku

Smoga ALLAH membalas ketulusan dan Ikhlasmu
smoga ALLAH Meridhoi Doa dan Sujudku untukmu Mama.

KETIKA NANTI

Ketika nanti .......
Hari hari pergi tak perduli
Semua tertulis tak terkecuali
Kelak akan menjadi saksi


Ketika nanti.......
kemana akan menyelamatkan diri
Disaat nadi kita terhenti
Nafaspun pergi dan tak kembali


Ketika nanti.......
Malaikat maut menghampiri
Lalu kemana diri berlari
Sedangkan mati itu pasti

TERBARU

UMUR dan WAKTU